Sajagat.id, Kabupaten Bekasi – Kawasan Meikarta di Koridor Timur Jakarta terus menunjukkan perkembangan sebagai kota mandiri yang tumbuh secara bertahap dan semakin matang. Sepanjang 2025, kawasan ini tidak hanya berkembang sebagai area hunian, tetapi juga sebagai ekosistem perkotaan yang aktif dan berfungsi bagi penghuni, investor properti, serta pelaku usaha.
PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang Meikarta mencatat proses pembangunan dan serah terima unit apartemen sepanjang 2025 berjalan secara konsisten dan terukur. Target serah terima unit pada tahun tersebut berhasil direalisasikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, mencerminkan komitmen pengembang dalam memberikan kepastian kepada konsumen dan investor.
Hingga akhir 2025, lebih dari 3.600 unit telah dihuni, sementara total unit yang telah diselesaikan mencapai lebih dari 16.500 unit. Capaian ini menunjukkan bahwa Meikarta telah memasuki fase kehidupan kawasan dengan aktivitas harian yang stabil dan berkelanjutan.
Keberlanjutan proses serah terima unit turut mendorong pertumbuhan jumlah penghuni dari waktu ke waktu, sehingga denyut kawasan tetap terjaga. Pengembang juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penyelesaian proyek di masa mendatang sejalan dengan visi jangka panjang pembangunan Meikarta sebagai kota mandiri yang berfungsi penuh.
Sejumlah fasilitas penunjang kehidupan perkotaan telah beroperasi di kawasan Meikarta, di antaranya Klinik Siloam, Cinepolis, perbankan, kafe dan restoran seperti Maxx Coffee, Kopi Kenangan, Janji Jiwa, Solaria, Imperial Kitchen & Dimsum, serta berbagai gerai ritel kebutuhan harian. Selain itu, terdapat pula institusi pendidikan Universitas Paramadina.
Untuk fasilitas skala kota, Meikarta terintegrasi dengan Lippo Mall Cikarang, Citywalk, Rumah Sakit Siloam, Waterboom, SPBU Pertamina dan BP, serta jaringan restoran cepat saji. Akses transportasi publik juga didukung oleh layanan shuttle bus dan AO Transport untuk menunjang mobilitas penghuni.
Salah satu ikon kawasan, Central Park Meikarta seluas 105 hektare dengan danau 25 hektare, kini menjadi ruang publik favorit di Koridor Timur Jakarta. Area ini kerap digunakan untuk berbagai kegiatan berskala besar seperti festival musik, pagelaran budaya, dan acara komunitas, yang turut meningkatkan daya tarik kawasan.
Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, mengatakan bahwa pengembangan Meikarta diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.
“Keberhasilan serah terima unit sepanjang 2025 serta keberlanjutan pembangunan ke depan merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun kawasan yang berfungsi, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Indra.
Menurutnya, bagi penghuni, proses serah terima yang berkelanjutan memberikan kepastian hunian sekaligus memperkuat terbentuknya komunitas dan lingkungan sosial yang semakin solid.
Dari sisi end-user living, meningkatnya tingkat hunian berdampak langsung pada optimalisasi fasilitas kawasan, mulai dari ruang publik, area komersial, hingga fasilitas gaya hidup. Kehidupan kawasan yang aktif dinilai menciptakan rasa aman, nyaman, serta dinamika sosial yang sehat.
Sementara itu, bagi investor properti, konsistensi serah terima unit menjadi indikator penting keberlanjutan pengembangan kawasan. Meningkatnya tingkat hunian dinilai memperkuat fundamental Meikarta sebagai kota mandiri sekaligus membuka potensi pertumbuhan nilai properti dalam jangka menengah dan panjang.
Bertambahnya jumlah penghuni juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha. Pasar internal yang terus berkembang menciptakan peluang omset yang lebih stabil bagi sektor komersial, mulai dari ritel, kuliner, hingga layanan kebutuhan harian.
Ke depan, pengembang menegaskan Meikarta akan terus memperkuat posisinya sebagai kota mandiri yang tidak hanya menawarkan hunian, tetapi juga kenyamanan hidup, prospek investasi, dan peluang usaha yang berkelanjutan.(red)






