Sajagat.id, Kabupaten Bekasi – Sebanyak 190 pembecak di Kabupaten Bekasi disiapkan menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Sebelum bantuan diserahkan, para calon penerima terlebih dahulu mengikuti pelatihan pengoperasian untuk memastikan becak listrik dapat digunakan secara aman dan sesuai peruntukannya.
Pelatihan Becak Listrik Kabupaten Bekasi Tahun 2026 berlangsung di halaman Guest House Kantor Satpol PP, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Andi Suhadi serta anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin dan Darissalam.
Andi Suhadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) atas bantuan becak listrik bagi para pembecak di Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengemudi becak, khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia, sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan becak listrik ini. Setidaknya, bantuan ini bisa membantu dan memotivasi para pengemudi becak untuk mencari pendapatan lebih baik,” ujarnya.
Setelah pelatihan dan proses serah terima bantuan selesai, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi akan menyiapkan pengaturan operasional becak listrik. Pengaturan tersebut mencakup sosialisasi lokasi pangkalan, jalur yang dapat dilalui, hingga pemasangan rambu-rambu.
Rambu-rambu nantinya digunakan untuk memberikan informasi mengenai lokasi yang diperbolehkan maupun tidak diperbolehkan menjadi pangkalan becak.
Andi menjelaskan, penataan diperlukan agar keberadaan becak listrik tetap mendukung ketertiban lalu lintas serta memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan pengguna jalan lainnya.
“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dan membuat pekerjaan para pengemudi becak menjadi lebih manusiawi, karena mereka tidak harus terus-menerus mengayuh secara langsung,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin turut mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap becak listrik yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan penerima manfaat.
Ridwan juga berpesan agar para penerima menjaga bantuan yang diberikan dan menggunakannya sesuai peruntukan. Para pengemudi juga diminta mengikuti arahan serta prosedur operasional yang ditetapkan Dinas Perhubungan dan pihak terkait.
Ia berharap bantuan becak listrik dapat menjadi penyemangat bagi para pembecak untuk tetap menjalankan aktivitas usaha secara produktif.
Senada, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Darissalam menekankan pentingnya pendataan penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap becak listrik dapat membantu meningkatkan penghasilan para pembecak, terutama apabila digunakan pada lokasi yang memiliki potensi penumpang cukup tinggi, seperti pasar tradisional.
Dengan adanya pelatihan dan rencana penataan operasional tersebut, bantuan becak listrik di Kabupaten Bekasi diharapkan tidak hanya meringankan aktivitas para pengemudi, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara tertib dan berkelanjutan untuk menunjang perekonomian masyarakat.






